Belajar Dari Peternak Merpati Yang Pernah Jual Koleksi Senilai Rp 1 Miliar

pontianakpost.com
Bagaimana tidak tergiur untuk beternak merpati balap, kenyataan saja sepasang merpati jika sering menang dalam lomba balap bisa laku hingga Rp 1 Miliar. Mungkin bagi orang awam ini hal yang sulit dipercaya, tapi bagi penghobi atau peternak merpati balap ini hal yang sudah sering didengar. Lalu siapa yang mampu menjual merpati balap seharga Rp 1 Miliar itu? Bagaimana caranya? Untuk itu pada artikel kali ini kita akan belajar sedikit beberapa tips merawat dan melatih merpati balap dari orang tersebut. Berikut liputannya:

Baca jua:

Kandungan Dan Manfaat Kacang Tanah Untuk Merpati

TIPS TERNAK DAN MERAWAT BURUNG MERPATI UNTUK PEMULA

Sebut saja Bahrul Ulum. Selain sebagai Kepala Desa Segoro Tambak, Sedati, Bahrul Ulum rajin melatih merpati balapnya. Dia selalu siap menghadapi event nasional balap merpati yang akan digelar di Madura. Selain melatih merpati, momen itu beliau jadikan sebagai ajang kumpul menggunakan rakyat. Himpun aspirasi sambil lakukan hobi, galat satunya merupakan penghobi burung merpati balap.

Untuk bisa mempunyai merpati yg juara tentu tidak tanggal dari latihannya. Nah, buat melatih merpati balapnya, Bahrul wajib hijrah ke desa sebelah, Desa Tambak Cemandi. Sebab, di sanalah ada lapangan luas yg cocok buat area latihan balap merpati. Selain itu, poly warga desa setempat & desa sebelah yang berkumpul di lapangan tersebut. Mereka bercanda ria menikmati sore bersama merpati kesayangannya. Warung kopi yg berjajar di sekeliling lapangan membuat mereka semakin betah. ?Di sini memang tempat kumpul orang dari desa-desa lebih kurang, lengkap berdasarkan anak-anak hingga orang tua,? Jelas Bahrul.

Yang tiba ke lapangan itu bukan hanya mereka yg ingin melatih merpati. Ada pula yg berolahraga sore juga sekadar duduk santai buat menikmati angin sore. Momen itu dimanfaatkan benar oleh Bahrul buat bertukar ilmu dan menjaring aspirasi. ?Begini ini, datang-tiba terdapat rakyat yang sharing masalahnya, kadang mengenai usahanya, kadang tentang kegiatan di RT-nya,? Kentara Bahrul sembari mengelus sayap merpati cokelatnya.

?Kalau enggak ke sini, enggak begitu akrab menggunakan masyarakat sendiri, enggak tahu detail mereka sedang ingin apa,? Tambah Bahrul. Sebab, pada tempat itu nir ada kecanggungan lagi antara beliau & rakyat. Dengan begitu, komunikasi berjalan sangat baik. Tak jarang jua, ada orang yang menawar merpati balapnya. Memang, dunia hobi mampu membantu komunikasi lebih mengalir dengan lancer, karena sesama penghobi umumnya dipercaya teman atau saudara dan tidak memandang jabatan.

Agar aksi merpatinya memukau sehingga terdapat yg ingin membeli dengan harga tinggi, Bahrul butuh bisnis keras. Selain itu, diharapkan ketekunan buat rutin melatih. Latihan pun wajib dilakukan semenjak merpati masih usia muda (piyik). Dengan begitu, si merpati akan terbiasa terbang kencang dan menukik tajam menggunakan luar biasa. ?Kalau acapkali dilatih, sayapnya akan semakin kokoh sebagai akibatnya terbangnya kencang,? Kentara Kades yg terpilih dalam 2013 itu. Selain latihan rutin, perawatan merpati nir sembarangan. Setiap pagi dia wajib rutin membersihkan kaki merpati menurut kotoran. Kalau perlu, kepala & sayap merpati disemprot air biar lebih higienis dan mengkilap.

Dengan begitu, merpati pula terlihat lebih segar. Saat membersihkan, tak lupa dia memijat sayap merpati pelan-pelan. Itu bertujuan menyempurnakan posisi bulu. Kandang pun nir luput berdasarkan pencucian supaya merpati nir mudah sakit. ?Kebersihan itu paling utama, biar performanya indah terus,? Kentara pria yg tinggal di Desa Segoro Tambak tersebut. Setelah dibersihkan, merpati balapnya jua mendapat perawatan spesifik. Ada jamu & ramuan misteri yg menciptakan energi merpati terisi penuh. Pemberian nutrisi tersebut dia lakukan rutin dalam waktu tertentu. ?Kebersihan dan pijat itu perawatan luarnya, sedangkan jamu itu perawatan pada,? Jelas laki-laki berperawakan tinggi-besar tersebut.

Perawatan itulah yang menciptakan merpati Bahrul kerap memenangi kompetisi. Baik yang diselenggarakan sang Persatuan Penggemar Merpati Balap Sprint Indonesia (PPMBSI) maupun yg diadakan lokal antarkomunitas.

Bahkan, terdapat merpati Bahrul yg terjual menggunakan nilai fantastis. Yakni, mencapai Rp 1 miliar. Harga tadi didapat sehabis merpati tersebut sering memenangi kompetisi. Selain itu, memang fisik & performa terbang merpati tersebut sangat indah.

Kini Bahrul memiliki 38 merpati balap. Terdiri atas merpati yg telah siap untuk lomba maupun yang sedang dibentuk buat lomba. Semua merpati itu dibeli berdasarkan rakyat sekitar sejak usia dini. Biasanya, Bahrul membeli dengan melihat fisik merpati. Merpati-merpati Bahrul itu mempunyai harga yang tidak sinkron. Harga merpati paling murah lebih kurang Rp lima juta. Sedangkan yang paling mahal mampu mencapai puluhan juta rupiah. Kini Bahrul menyiapkan merpatinya untuk lomba di Sumenep, Madura, dalam April mendatang.

Seperti itulah kabar yang di dapat menurut seorang penghobi merpati balap, Bahrul Ulum. Walaupun terdapat sedikit kekecewaan bagi para pembaca dalam bagian anugerah resep jamu yang dirahasiakan, tapi kita cukup bersyukur atas kemurahan buat bercerita. Paling tidak menjadi motivasi buat terus meningkatkan kualitas merpati balap.

Sekian, semoga memberi manfaat. Salam pengobi merpati, sukses selalu.

Thanks for: pontianakpost.Com

Comments

Popular posts from this blog

Panduan Dasar Ternak Kelinci Untuk Pemula

TIPS UNTUK BUDIDAYA BURUNG KENARI BAGI PEMULA

Panduan Memilih Burung Pleci Bagus dan Perawatannya